Menu Tutup

Masalah Kopling Motor Yang Paling Sering Terjadi

Kopling Motor

Sepeda motor yang memiliki kopling dirasa lebih enak untuk digunakan. Tak jarang orang mencari motor jenis ini karena performanya yang luar biasa. Tetapi, terkadang terdapat masalah kopling motor yang dapat mempengaruhi kinerja mesin motor tersebut. Oleh karena itu, Anda perlu menyadari tanda-tanda ketika performa motor kopling tiba-tiba menurun.

Masalah Kopling Motor Yang Paling Sering Terjadi

Susah oper gigi persneling

Masalah pertama yang dapat dirasakan ialah Anda susah untuk melakukan oper gigi persneling. Hal ini dapat terjadi karena bagian kampas kopling yang selip sehingga mesin motor tidak dapat bekerja secara maksimal.

Dapat dirasakan saat sudah menekan tuas kopling tetapi tetap sulit untuk melakukan oper gigi. Performa mesin juga akan menjadi buruk karena akan dipaksa untuk berjalan. Selain itu, bahan bakar juga akan cepat habis sehingga Anda tidak bisa melakukan penghematan untuk bahan bakar kendaraan tersebut.

Suhu mesin cepat panas

Gesekan pada tuas kopling tidak akan ada jika kendaraan dalam kondisi yang normal. Gesekan hanya terjadi hanya saat bagian tuas kopling dilepaskan hingga full dengan cara perlahan.

Namun, jika motor sudah sering digunakan, kampas kopling akan semakin tipis dan menimbulkan gesekan yang sangat sering sehingga timbul masalah kopling motor lama. Di karenakan gesekan yang terjadi, mesin motor akan lebih cepat panas sehingga tidak baik bagi performa mesin nantinya.

Terjadi selip kopling

Yang paling sering menjadi alasan utama kopling bermasalah ialah terjadinya selip di kopling. Bisa terjadi karena adanya putaran mesin yang tidak maksimal sehingga putarannya tidak mencapai bagian transmisi.

Masalah yang satu ini akan terasa jika Anda mengendarai motor dengan laju. Biasanya, akan timbul suara bising yang tidak enak di dengar padahal bagian tuas kopling suah di lepaskan.

Baca Juga  7 Tips Merawat Baterai Motor Listrik Supaya Awet

Kurang perawatan

Terdapat masalah pada kopling juga terjadi karena kurangnya perawatan secara intensif. Biasanya, tuas kopling akan sulit di gunakan karena adanya debu atau sisa air yang menempel di bagiannya.

Hal tersebut akan mengganggu saat motor di gunakan. Untuk mengatasinya, Anda perlu membersihkan bagian tersebut secara berkala. Setelah itu, bisa juga menggunakan pelumas seperti oli dengan kualitas yang baik. Bisa juga mengganti bagian kabel kopling dengan yang baru, jika di rasa sudah tidak layak pakai.

Mesin kasar dan bergetar

Jika tidak segera mengganti bagian slip kopling, kampas motor akan semakin mudah tergesek sehingga tipis dan hanya tersisa platnya saja. Bagian tersebut bisa saja nantinya akan bergesekan dengan bagian fly wheel sehingga menghasilkan bunyi yang tidak enak di dengar.

Saat mengendarai motor juga tidak enak karena adanya getaran yang di timbulkan dari mesin. Hal yang satu ini juga tentunya menjadi penyebab utama masalah kopling motor performanya menurun.

Kopling kurang responsif

Selanjutnya, yang bisa di rasakan bahwa bagian kopling tidak bekerja seperti biasanya ialah ketika menekan tuas kopling tetapi lama di respon. Hal tersebut terjadi karena bagian kampas yang sudah aus.

Dapat di rasakan jika sudah menekan kopling tetapi motor tidak mau jalan. Timbul juga gesekan besar sehingga bagian kopling tersebut lama untuk merespon tindakan yang di lakukan oleh pengendara.

Perawatan berkala

Untuk mencegah terjadinya masalah kopling motor, Anda bisa melakukan perawatan motor secara rutin setiap bulan, bahkan setiap hari. Hal yang perlu di perhatikan ialah, menghindari penggunaan kopling ketika berkendara. Kemudian, atur penyetelan kopling secara berkala.

Oli motor juga harus rutin di ganti dengan kualitas oli yang bagus dan sudah terpercaya. Hal tersebut di lakukan agar performa mesin motor tetap dalam kondisi yang bagus. Kinerja kopling juga akan berfungsi seperti semestinya.